BERANDA

Selasa, 25 Oktober 2011

PENANTIAN yang TAK SIA-SIA




semilir angin bawakan kerinduan
pada pujaan hati yang tlah melupakan
segenggam harap penuh dalam penantian
dirinya hadir dalam Hayalan


angkuh waktu menunggu jemu
dalam asa kesunyian jiwa ragu
hening menatap pucuk perdu
berharap berakhir semua rindu
air mata terasa mengering
bukan tegar tapi hening
diujung penantian bagai ranting
yang tak kunjung kian membunting

kuharap sirna tapi justru menggunung
kecintaan makin kian membumbung
pada langit yang tak pernah mendung
pada dahan cinta aku berlindung

ZHOEL ANGGARA

Share |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar..