Kaki mungil menari ditrotoar metropolitan
Bergerak lincah diatas aspal jalanan
Bernaung pada teriknya kehidupan
Irama irama kesedihan dilantunkan
Makan lebih utama daripada pendidikan
Walau harus menembus jeruji tahanan
Kalau hanya diam siapa yang kasih makan
Kalau hanaya menunggu mati menjeput dulu
Kaki mungil mencoba menghibur
Demi pahit hidup yang tak pernah tidur
Kaki mungil mencoba untuk bersabar
Pada garis nasib yang tak pernah pudar
Kaki mungil terpaku dalam kelam
Menatap nanar kehidupan suram
Kan kemana mengadu ...
Kaki mungil menangis dalam bathin
Merasakan getir perjalan kehidupan
Kan kemana bernaung ...
Hanya kepada jalan ia berharap
Agar dilewati orang-orang berhati
Yang masih rela melempar recehan
Demi sesuap nasi penyambung kehidupan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar..