samar menyingkap tabir malam
bersandar pada kantuk mata
berpegang pada kelelahan jiwa
mengharap malam segera berlalu
berganti mentari dalam pangkuan alam
sebuah pengorbanan tak ternilai
dalam bingkai hidup dunia
nyata dalam rengkuhan nasib
yang slalu enggan berlalu pergi
walau ajal didepan mata senjanya
menuju akhir perjalanan hidup
dan entah kapan akan menjemput
mungkin datang disaat...
tertidur pulas dibangku pos jaga
berselimut pengharapan ...
segera datang tanpa terasa hisabNYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar..