secercah cahaya hadir dalam gelap
diiujung puncak amarah yang kalap
bintang rembuanpun enggan terlelap
tetap setia menanti dalam senyap
binatang malam enggan menyanyi apalagi menari
terlalu dalam bumi menanggung duka hati
terlalu letih mengejar mimpi-mimpi
bumi berharapada jembatan setapak buat meniti
tiap langkah-langkah hati yang dirundung sunyi
secercah harapan datang dan hinggap
pada bumi yang linglung hingga tergagap
tak mampu sedikitpun berkata dan berucap
dalam menggapai mimpi yang slalu lenyap
akankah bumikan menghilang
sedangkan banyak kaki yang terkekang
pada pijakan yang tak pernah lapang
bagai semilir angin ditengah padang gersang
akankah bumi kan terbuang
bersama takdir hidup yang melintang
antara pendek ataupun memanjang
bertanya pada alam sang penghujung
semoga ada jawaban yang tak terselubung

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar..