malam tiada bintang rembulanpun sembunyi
pada pekatnya awan yang mesra memeluk bumi
sedianya hujan kan datang membungkus dalam tangis
pada malam yang hampa berselubung kisah tragis
enggan meronta pada rengkuhan sang awan hitam
lemas setelah memberimu puas dari dahaga panjang
lesu dan terus layu terhisap sari sari kehidupanmu
tiada pernah merasa bangga dalam curamnya nestapa
sedih kecewa tiada pernah akan menjawab pertanyaan
malam tersungkur dikaki-kaki mentari penawar hati
sedikit berharap mungkin mau mengerti kehampaan ini
malam berlalu dalam guritan luka yang takkan terobati
tersudut terbuang dalam terangnya kehidupan.............
wahai mentari.........................................
mestinya kau peluk erat lusuhnya jiwa
pastinya berharap kau tawarkan pelita
tanpa harus tersungkur mengharap cahaya
wahai mentari..........................................
teguhkanlah tiap langkah yang mulai rapuh
dihujam deraan duka berkepanjangan
tanpa harus memohon menanti sinarmu
by ; ZHOEL KECU

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar..