derap langkah bidadari penghibur
tawarkan syurga dunia nestapa
parade muka para hidung belang
terus tertawa dan berpesta pora
napas birahi terus menggema
menggetarkan relung-relung jiwa
bidadari malam gemerlap malam
kian tenggelam dan terjerumus
para banci asyik menari-nari
memuja mengumbar nafsu dunia
tangis pilu perawan desa
yang terjebak jaring-jaring mafia
oh....prostitusi...........
gemerlapmu takkan pernah sepi
oh....prostitusi...........
hinggar bingarmu takkan pernah mati
oh....prostitusi...........
ajang penantian cinta semalam
oh....prostitusi...........
gemmamu tak pernah berkesudahan
jelang pagi semua sepi adanya
tertinggal penyesalan direlung jiwa
kembali teringat akan dosa-dosa
tapi.................
ketika malam mulai menjelang
kau tebarkan kembali syurga dunia
tak lagi ingat akan dosa-dosa
oh....prostitusi.............
warisan yang takkan pernah mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar..