Sekian lamanya aku mencari
jatidiri dihati…
Sekian lamanya aku mencoba
‘Tuk bertahandalam derita
Pedih, perih luka dihati
kian hari kian terasa menganga
tersayat, tercabik, terkoyak, tertusuk!!!
garis nasib yang tak kenal iba…
Seolah Malaikatpun enggan mendekat
seolah bidadari – bidadari cinta enggan menoleh…
akan taqdir hidup yang ku tempuh… atau
ini hanya perasaanku
yang terlalu larut dalam duka
dalam peristirahatan sementara ini…
Dalam peristirahatan hidup
yang mungkin panjang ini
setelah 21 tahun aku berkelana
dalam kehidupandunia fana
yang entah kapan kan berakhir…
dalam peristirahatan ini
wahai Tuhan yang Maha Bijaksana
dalam pencarian jati diri ini
ku bersujud padaMu…
memohon, meminta, mengemis
dalam jiwa yang fakir ini
padamu wahai Tuhan yang Maha Adil…
sampai kapan kuharus menderita
dalam batin yang merana
sampai kapan kudapatkan
hidup yang benar – benar hidup…
hidup yang selama ini aku impikan
bahagiakan orang tua…
sedangkan aku terlalu hina
‘tuk Kau berikan aku petunjuk
larut, hanyut dan tenggelam
dalam manisnya rayuan dosa
Kini dihari ini…
Engkau berikan satu petunjuk
apa sebenarnya keahlianku…??
apa sebenarnya kemampuanku…??
‘tuk bisa kulakukan
demi hidup bahagia yang kudamba
kemana lagi kuharus melangkah
keman lagi kuharus mencari
dalam kepercayaan diri
yang kian hari kian dangkal
dalam lautan samudra hati
yang tak lagi biru…
Indahnya lautan biru diujung pantai
tak seindah lautan hatiku yang kelam
Kini… Diambang Keputusasaan
ku bersimpuh padaMu wahai Tuhanku…
yang Maha adil, yang Maha bijaksana
mengharapkan tetesan anugrahMu
yang kudamba selama ini
KeagunganMu, kebesaranMu wahai Tuhanku…
berikanlah kemudahan hidup
agar aku bisa mengabdikan diri ini padaMu
untuk kedua orang tuaku…
kabulkanlah wahai Tuhanku…
BY MAHESA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar..